Ribuan Pil Ekstasi dan Sabu Diungkap Dalam Seminggu

0
146
Press Conferense Kasus TP. Narkoba Polresta Barelang. (Foto Ist)

Batam, Kasus narkoba di Batam kembali terungkap. Sebanyak 3 kilogram sabu-sabu dan ribuan pil ekstasi berhasil ditangkap tim satuan Reserse Narkoba Polresta Barelang Selasa (12/11) dan Juma’at (15/11) kemarin.

Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo mengatakan pengungkapan kasus narkotika dilakukan rentang waktu satu minggu terakhir.

”Pada hari selasa kemarin, telah berhasil diamankan dua tersangka , NWS dan MF dengan barang bukti narkoba jenis ekstasi” Kata Kapolres didampingi Kasat Narkoba AKP Abdul Rahman saat Press Conference Selasa (19/11/2019) siang tadi.

Pil ekstasi yang diamankan terdiri dari dua jenis, berwarna kuning logo hello kitty sebanyak 950 butir dan warna ungu sebanyak 940 butir. “Mereka berniat membawa ekstasi tersebut dan diedarkan di wilayah Sulawesi,” tambahnya.

Pada Jumat kemarin, juga diamankan seorang perempuan bernama IA di salah satu pelabuhan rakyat kawasan Tanjungsengkuang. Dari tangannya diamankan sabu seberat 3.197 gram atau sekitar 3,1 kilogram.

“Sabu tersebut dikemas dalam tiga plastik yang dimasukkan ke dalam body pack, rencananya sabu ini akan dibawa ke Jakarta,” jelasnya.

Narkoba tersebut, dibawa dari Malaysia dan akan dibawa ke daerah luar Batam. Sehingga Batam hanya dijadikan daerah transit.

Kapolres juga mengapresiasi kerjasama dari masyarakat yang turut serta membantu pengungkpan dan memberitahukan jika menemukan adanya hal yang mencurigakan.

“Saya sangat berterimakasih kepada masyarakat yang membantu mengungkap kasus narkoba dan tidak menjadikan Batam menjadi daerah transit narkoba untuk dibawa ke daerah lain,” terangnya.

*Kurir Sabu diupah 50 juta Membawa Narkoba

IA (34), Irma Ahyuni diamankan Satres Narkoba Polresta Barelang di pelabuhan rakyat kawasan Tanjungsengkuang ternyata berperan sebagai kurir.

Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, saat ekspose mengungkapkan, dari tangan perempuan tersebut diamankan sebanyak 3197 gram sabu yang dibawa dari Malaysia melalui pelabuhan rakyat.

“Tersangka berperan sebagai kurir yang datang dari Jakarta ke Batam untuk menjemput sabu tersebut, dan kemudian dibawa kembali ke Jakarta,” ujar Prasetyo, didampingi Kasat Narkoba AKP Abdul Rahman, Selasa (19/11/2019).

Dilanjutkan, untuk membawa sabu tersebut dari Batam menuju Jakarta, ia diupah sebesar Rp 50 juta. Namun uang tersebut akan diterima begitu barang sampai di Jakarta.

“Berkat informasi yang didapat dari masyarakat, akhirnya kita bisa mencegah upaya penyelundupakan narkoba ini, sehingga pelaku diamankan,” tambahnya.

Saat ini, Polresta Barelang masih memburu pelaku lain yang termasuk dalam jaringan Tersangka.

Penulis: Parlin