Begini Kronologi Penangkapan Walikota Medan

0
496
Foto Redaksi

Medan,- Lagi-lagi pejabat pemerintah diseret tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KPK menangkap walikota Medan Drs.H.T.Dzulmi Eldin S,M.Si. Hal tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi di lingkungan dinas Pemerintah Kota Medan.Praktik setoran dari dinas-dinas yang berlangsung beberapa kali.

KPK menangkap Wali Kota lewat operasi tangkap tangan ( OTT). Hal itu dikonfirmasi Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui keterangan tertulis, Rabu (16/10/2019). “Ada tim lain yang ditugaskan di Medan dari OTT tadi malam

Data yang dihimpun tujuh orang diamankan, yaitu dari unsur Wali Kota, Kepala Dinas PU, protokoler, ajudan Wali Kota dan swasta. Dan barang bukti uang senilai 200 juta Rupiah.

Tim KPK juga mengamankan uang lebih dari Rp 200 juta dalam serangkaian OTT tersebut. Febri mengatakan, OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi di lingkungan dinas Pemerintah Kota Medan. Diduga praktik setoran dari dinas-dinas sudah berlangsung beberapa kali.

Tim sedang mendalami lebih lanjut. KPK memiliki waktu 1 X 24 jam untuk menentukan status hukum dari orang-orang yang diamankan tersebut.

Kronologi tersebut berawal saat tim KPK mendatangi rumah kepala Dinas PU di Kota Medan. Lalu tim KPK melihat sebuah mobil Avanza berwarna silver yang diduga dikendarai pelaku Staf Protokol. Menurut Febri, oknum staf protokol tersebut diduga menerima uang senilai Rp 50 juta dari Kepala Dinas PU.
Uang tersebut diduga akan akan diserahkan kepada walikota

“Tadi malam, sekitar pukul 21.25 WIB ketika tim mendatangi rumah Kepala Dinas PU, terpantau sebuah mobil Avanza silver yang diduga dikendarai oleh staf protokol Wali Kota.

Merasa diikuti, pengemudi melajukan mobil dengan kencang di salah satu ruas jalan di Kota Medan,” kata Febri dalam keterangan pers, Rabu (16/10/2019).

Staf Wali Kota Medan, kabur dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Hingga Staf Wali Kota Medan juga hendak menabrak tim KPK saat melakukan OTT.Mobil staf protokol tiba-tiba melaju dengan kencang di jalanan Kota Medan saat diikuti tim KPK.

Akhirnya posisi yang sudah diapit oleh tim KPK, mobil berhenti, namun Staf walikota tersebut tidak turun. Tim KPK langsung menghampiri mobil tersebut dan menunjukkan identitas petugas KPK. Namun bukannya kooperatif, staf Walkot Medan justru memundurkan mobil.

KPK sudah membawa Wali Kota Medan Dzulmi Eldin ke gedung KPK. Walkota Medan kini diperiksa intensif atas dugaan suap setoran dari para kepala dinas.

Pada Rabu pagi pukul 09.00 WIB, satu orang berkemeja utuh lengan pendek dengan wajah ditutup masker hijau tampak keluar dari gedung Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan pada pukul 13.51 WIB.

Di samping pria yang diduga berinisial A yakni staf Wali Kota Medan, digandeng oleh seorang pria yang juga memakai masker serupa.Tangan kiri pria berkemeja putih tersebut menggenggam kabel yang diduga charger.Sementara di tangan kanannya, dia membawa tas abu-abu dan tampak berisi penuh.

Berulang kali diminta keterangannya, yang bersangkutan tetap tidak mau mengucapkan satu kata pun kepada wartawan. (man)