Hati-hati Pungli di Tempat Wisata Batam

0
261
Tempat wisata Pulau Putri (Foto Ist)

Batam,- Kota Batam termasuk ikon wisata. Banyak tempat wisata di kota Batam yang saat ini menjadi tujuan wisata lokal dan mancangera. Tapi ada saja orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengais keuntungan secara ilegal dilokasi tersebut.

Seperti halnya tempat wisata yang tak asing lagi bagi warga Batam,ikon wisata Jembatan Barelang misalnya. Lokasi tempat wisata tersebut sering dikunjungi warga Batam, dan juga turis mancanegara. Namun dilokasi tersebut terdapat ada beberapa pengelolah seperti parkir dipatok dengan biaya cukup mahal Rp.5000 untuk satu sepeda motor. Dan berbeda untuk kendaraan roda empat.

Jembatan Barelang Batam ( Foto Ist)

Beberapa masyarakat mengeluhkan persoalan tarif tersebut. Bahkan untuk menghindari tarif tersebut banyak masyarakat yang memilih parkir jauh dari lokasi turis berkunjung, seperti dipinggiran jembatan misalnya.

Sama halnya juga Pulau Putri banyak pungutan ketika hendak memasuki kawasan tersebut. Pulau Putri masuk dalam wilayah Kota Batam di Kepulauan Riau dan merupakan pulau terluar di Indonesia ini.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan siapapun bisa masuk Pulau Putri secara gratis. “Tidak ada bayar-bayar. Kalau ada, itu tidak resmi,” kata Ardiwinata di Batam, Kamis 17 Oktober 2019, seperti yang dilansir berita Tempo.co Jum’at, (18/10)

Menurut Ardiwinata, Pulau Putri masih dalam proses pembenahan dan tidak dikelola oleh pihak manapun. Dengan begitu, siapa saja yang mengaku sebagai pengeola kawasan itu, maka itu ilegal.

Pernyataan Ardiwinata ini sekaligus mengklarifikasi video yang beredar di masyarakat beberapa hari terakhir. Dalam video itu terlihat beberapa orang meminta uang kepada wisatawan yang hendak masuk ke Pulau Putri.

Orang-orang tersebut mengaku bekerja untuk pengelola Pulau Putri. Mereka meminta uang sebesar Rp 1.000 per orang dengan paksa. Mengenai pungutan dari sekelompok orang tersebut, Ardiwinata kembali menegaskan pemerintah belum menetapkan pengelola Pulau Putri.

Saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sedang menggarap reklamasi Pulau Putri. Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, akan menjadikan pulau itu sebagai destinasi wisata. “Pulau terluar dikuasai oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tidak masalah jika digunakan untuk pengembangan wisataempat as,” kata Rudi.

Editor: Parlin