Pegawai Dishub Terjaring OTT

0
217
Kasat Reskrim Polresta Barelang Batam AKP Andri Kurniawan

Batam,- Berkas perkara EF (44), oknum pegawai di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, dinyatakan lengkap alias P21 oleh penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polresta Barelang.Diketahui, EF merupakan oknum dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Pelabuhan Tanjungriau, Sekupang, beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, tersangka serta barang bukti akan segera dilimpahkan ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

“Sudah lengkap (P21),” kata Andri, seperti diberitakan Tribun Batam Kamis (14/11/2019).

Andri menyebut, operasi tangkap tangan itu terjadi pada, Sabtu (27/7/2019) lalu.OTT sendiri dilakukan oleh Unit Jatanras Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang Kota Batam.

EF saat itu menjabat sebagai Kepala Pelabuhan Tanjungriau, Kota Batam. OTT berawal ketika EF diminta oleh temannya berinisial AC untuk mengantarkan minuman berakohol (mikol) ke Tanjungbatu.

AC meminta EF untuk mencarikan kapal ke Tanjung Batu untuk membawa 18 mikol dari Batam.Atas jasanya mengantarkan mikol, EF akan diberi upah dalam bentuk sejumlah uang. Uang itu diduga digunakan untuk membayar biaya sewa kapal dan pengangkutan mikol ke Tanjungbatu.

Kerja sama dengan bayaran inilah yang membuat EF akhirnya terjerat kasus OTT.EF mengaku tidak mengetahui berapa jumlah uang itu.Hanya saja menurut EF, temannya AC menitipkan uang itu kepada dia untuk diserahkan kepada orang kapal.

“Uang senilai Rp 20 juta itu diserahkan di sebuah rumah makan. Minuman dan uang ini dijadikan barang bukti,” tutup Andri.

Editor: Parlin