Ternyata WNA Pelaku Penipuan Online Diiming-iming Pekerjaan Di Batam

0
842
Foto Ist

Batam,- Kasus penipuan Cyber didalangi waga negara asing (WNA) tidak habis-habisnya jadi perbincangan publik. Sebanyak 47 WNA berhasil diamankan unit kejahatan dan kekerasan (jatanras) Satuan Reserse dan kriminal Polresta barelang Rabu (18/09/2019) sekitar pukul 16.30 Wib lalu.

WNA yang berasal dari Taiwan dan Cina terdiri dari 43 dan 4 perempuan. Puluhan WNA asing tersebut diamankan di lokasi Batam centre komplek Palm Spring dan dan Crown Hill Batam Centre. Kejahatan tersebut berkedok bisnis online yang ditawarkan melalui situs internet.

Terbongkarnya kasus sindikat online yang didalangi WNA asing ini berawal dari laporan masyarakat mulai curiga melihat keberadaan WNA asing tidak wajar di komplek perumahaan tersebut. Mendapat laporan tersebut pihak kepolisian langsung melacak nomor telepon pelaku.

Foto Ist

Kapolres AKBP Prasetyo Rahmad Purboyo saat ekspose kasus penipuan online yang lalu mengatakan sebanyak 47 orang WNA berasal dari Taiwan dan Cina berhasil diamankan di lokasi berbeda mereka diduga melakukan penipuan berkedok bisnis di Batam.

Pelaku Di Imingi Pekerjaan Di Batam

Cerita yang lebih menariknya lagi puluhan WNA sebelum terbang ke kota Batam, ternyata WNA tersebut sempat diimingi pekerjaan oleh bos mereka. Mereka diterbangkan ke Batam 2 bulan yang lalu untuk diberi pekerjaan sesuai dengan keahlian masing-masing.

Ternyata puluhan WNA yang berasal dari  pulau-pulau di Taiwan dan Cina, tidak memiliki pendidikan tinggi, akan tetapi mereka memiliki keahlian dalam bidang IT dan komputer. Namun setibanya di Batam, mereka bukannya mendapat pekerjaan, namun diarahkan ke bisnis  haram.

Sedangkan selama tinggal di Batam, segala Kebutuhan hidup mereka dibiayai oleh bos mereka, Total rarusan juta biaya yang di keluarkan untuk kebutuhan mereka, selebihnya kebutuhan mereka harus bekerja melakukan bisnis penipuan untuk kebutuhan dan membeli peralatan dengan tujuan melakukan penipuan modus bisnis online.

Salah satu pelaku sempat ditanyai kalau modus penipuan teresbut memakan banyak korban, dalam melancarkan asksinya mereka memiliki tugas masing-masing, diantaranya ada dibagian online ada juga di bagian penjemputan dana.

Kabar terakhir ketika Redaksi KeprilineNews menyambangi, dan bincang-bincang dengan salah satu petinggi Mapolresta Barelang Batam Rabu, (25/09/2019), ia mengungkapkan puluhan WNA asing akan di deportasi ke negara masing-masing. Segala tindak pindana yang dilakukan di Batam tentunya akan diberikan sanski hukuman sesuai dengan perbuatannya. Namun setelah dideportasi ke negara mereka maka sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab negara tersebut.
” Interpol Taiwan sudah datang ke Batam, mereka masih menyelediki kasus dan pastinya akan di deportasi ke negara asal” kata dia saat bincang di ruangan tamu Mapolresta Barelang.

Editor: Parlin